Site icon Saddam.id

Network Analysis (Analisis Jaringan) dalam Sistem Informasi Geografis

person writing on white paper on macbook pro

Photo by Antoni Shkraba Studio on Pexels.com

Salah satu kajian dalam ilmu geografi dalah adanya pergerakan. Pergerakan ini akan menimbulkan perbedaan antara satu tempat dengan tempat yang lain. Pergerakan ini antara lain dapat berupa aspek fisik seperti sungai, yang buatan seperti pergerakan dalam transportasi, ataupun peregerakan manusia itu sendiri. Dalam hal ini, Network Analysis merupakan salah satu analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang digunakan untuk melakukan analisis terhadap pergerakan.

Network Analysis merupakan teknik anlisis jaringan yang berbasiskan pada data spasial berupa garis. Syarat yang diperlukan dalam teknik ini adalah garis yang merupakan obyek analisis harus merupakan sebuah sistem jaringan yang tidak boleh terputus. Beberapa hal dalam analisis ini adalah aplikasi untuk menentukan rute optimum, penentuan akses fasilitas terdekat, dan penentuan fasilitas pelayanan.

Analisis jaringan merupakan satu dari banyak analisis spasial.

Beberapa analisis spasial yang dilakukan menggunakan SIG adalah:

Apa itu analisis jaringan dalam SIG?

Network Analysis dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah merupakan teknik anlisis jaringan yang berbasiskan pada data spasial berupa garis.

Syarat yang diperlukan dalam teknik ini adalah garis yang merupakan obyek analisis harus merupakan sebuah sistem jaringan yang tidak boleh terputus.

Beberapa hal dalam analisis ini adalah aplikasi untuk menentukan rute optimum, penentuan akses fasilitas terdekat, dan penentuan fasilitas pelayanan.

Network analysis dalam SIG. Sumber: ESRI

Konsep dan prinsip analisis jaringan

Network/jaringan biasa dianggap sebagai suatu akses arus, dimana banyak kenyataan di muka bumi pergerakan atau arus secara logis hanya dapat melalui jaringa tersebut.

Sebagai contoh perlalulintasan jalan, dimana kendaraan roda empat hanya dapat melalui akses jalan tersebut, karena pada banyak kenyataan walau secara fisik lokasi dengan jarak lurus lebih dekat (bisa digunakan dengan model buffer/range) ternyata harus melalui suatu jalur tertentu yang mungkin membutuhkan waktu atau jarak yang lebih lama atau jauh.

Analisis jaringan memanfaatkan segmen atau fitur garis sebagai suatu cara untuk analisa tersebut.

Membangun Network Database

Pada dasarnya network database (basis data jaringan) dapat dibuat dari shape file bertipe garis yang sudah ada sebelumnya ataupun dari feature class bertipe garis yang terdapat pada geodatabase, namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu :

Pembuatan database ini pada prisnsipnya merupakan pembuatan sistem jaringan yang berbasis garis yang tanpa terputus. Pembuatan dilakukan dengan membuat objek bertipe garis. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ini adalah sistem penamaan field harus sesuai dengan aturan nama standar agar sistem analis dapat berjalan.

Dalam menyusun dan membangun suatu jaringan, kita harus memperhatikan hal-hal berikut:

Penentuan Rute Optimum dengan Network Analysis

Penentuan rute optimum merupakan salah satu fasilitas dari Network Analyst  yang digunakan untuk menentukan rute optimum yang bisa ditempuh.

Rute ini bisa dibangun dengan asumsi rute tersebut akan optimum terhadap jarak tempuh atau optimum terhadap waktu tempuhnya. Dengan demikian, analisis ini akan menghasilkan rute yang tercepat (berdasarkan waktu) dan rute terpendek (berdasarkan jarak)

Penentuan rute optimum ini dilakukan dengan memasukkan titik keberangkatan dan titik tujuan.

Dalam analisis ini diperhitungkan faktor hambatan yang memungkinkan terjadinya hambatan yang akan memperlama pergerakan atau menghentikan pergerakan, sehingga secara otomatis jika memperoleh hambatan (barrier), maka akan dicari rute lain.

Setelah penentuan titik keberangkatan dan titik tujuan, selanjutnya diberikan input agar rute yang dibuat nantinya akan optimum terhadap waktu, jarak, atau keduanya.

Contoh paling mudah seperti ditunjukkan ketika kita mencari rute tercepat menggunakan aplikasi Google maps.

Penentuan Akses Fasilitas Terdekat

Pemanfaatan network analysis juga dapat dilakukan utnuk menemukan fasilitas-fasilitas terdekat dengan memadukan dua tema yaitu jaringan jalan sebagai akses menuju suatu fasilitas serta data fasilitas-fasilitas tersebut sebagai yang akan dituju/dipilih.

Berbeda dengan penentuan rute, penentuan akses terdekat ini merupakan analisis pencarian alternatif sebuah titik yang terdekat dengan titik awal.

Titik-titik akses ini diinput sebelumnya, kemudian titik awal dimasukkan dan sistem akan mencari titik fasilitas terdekat dari titik awal. Analisis ini juga mempertimbangkan adanya hambatan yang mungkin, dan dilakukan dengan pendekatan jarak maupun waktu.

Aplikasi dari fasilitas ini contohnya adalah penentuan lokasi rumah sakit terdekat ketika terjadi sebuah kecelakan di sebuah titik tertentu. Atau melihat ATM-ATM disekitar suatu hotel.

Penentuan Pelayanan

Network analysis dapat pula digunakan untuk mengetahui jarak jangkau layanan suatu fasilitas pelayanan. Jarak fasilitas pelayanan tidak diukur berdasarkan jarak realnya (jarak lurus) tetapi diukur terhadap jarak akses maupun terhadap bobot tertentu.

Dapat dibayangkan bilamana terdapat suatu criteria bahwa jarak minimum suatu pusat pelayanan dengan pelayanan lainnya ditentukan dalam jarak tertentu, padahal antara pelayanan yang satu dengan pelayanan lainnya dipisahkan oleh sungai sehingga tidak ada penghubungnya, maka seharusnya pelayanan yang satu perlu dibangun untuk melayani wilayahnya.

Aplikasi analisa lokasi ini salah satunya digunakan untuk melihat keterjangkauan sutau lokasi pekyanan pasar atau supermarket.

Lokasi pelayanan sering dikaitkan dengan akses untuk mencapai lokasi tersebut, dengan analisa ini dapat dikethui lokasi mana yang lebih menguntungkan posisinya karena memiliki keterjangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan lokasi yang lain.

Penentuan pelayanan bertolak dari pemikiran keterjangkauan pelayanan suatu fasilitas yang mempertimbangkan jarak dan waktu yang ditempuh pada sebuah sistem jaringan jalan. Dengan fasilitas ini, dapat diketahui suatu titik masuk dalam kawasan pelayanan titik fasilitas pelayanan tertentu, sehingga pemilihan terhadap suatu titik pelayanan yang akan digunakan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Area pelayanan ditentukan berdasarkan waktu dan jarak. Prinsip pembagian ini adalah seperti analisis buffer, namun memperhatikan sistem jaringan jalan yang ada. Hal ini menyebabkan, penentuan area dapat dilakukan dengan pembagian menurut range waktu tertentu.

Kesimpulan

Network Analysis atau analisis jaringan  merupakan teknik anlisis jaringan yang berbasiskan pada objek berupa garis dengan syarat garis yang merupakan obyek analisis harus merupakan sebuah sistem jaringan yang tidak boleh terputus.

Beberapa aaplikasi dalam analisis ini adalah aplikasi untuk:

Exit mobile version