Legenda peta adalah komponen peta berupa daftar simbol beserta keterangannya — kunci yang memungkinkan pembaca memahami apa yang ditampilkan di dalam peta. Tanpa legenda, simbol-simbol di peta hanya jadi tanda yang tidak bisa diinterpretasi.
Artikel ini membahas secara lengkap apa itu legenda peta, fungsinya, apa saja yang harus ada di dalamnya, panduan desain dan penempatannya, serta cara membuatnya di ArcGIS dan QGIS.
Apa Itu Legenda Peta?
Legenda peta adalah komponen peta yang memuat daftar simbol beserta artinya. Fungsi dasarnya satu: membantu pengguna membaca dan memahami peta dengan benar.
Dalam dunia kartografi, legenda sering disebut juga sebagai kunci peta. Istilah ini tepat karena tanpa legenda, pembaca tidak punya referensi untuk mengartikan simbol-simbol yang ada di muka peta — mulai dari simbol titik untuk kota, simbol garis untuk jalan, hingga warna area untuk klasifikasi penggunaan lahan.
Selain daftar simbol, legenda peta juga dapat memuat cara membaca teks atau koordinat tertentu, terutama pada peta yang lebih kompleks seperti peta geologi atau peta topografi.
Fungsi Legenda pada Peta
Fungsi utama legenda peta adalah menjadi jembatan antara simbol peta dan pemahaman pembacanya.
Setiap peta dirancang untuk menyampaikan informasi geografis secara efisien. Simbol peta memungkinkan banyak informasi dikemas dalam ruang visual yang terbatas. Tapi simbol hanya efektif jika pembaca tahu artinya dan di situlah legenda bekerja.
Tanpa legenda yang baik, pembaca tidak bisa melakukan navigasi, analisis, atau interpretasi peta dengan akurat. Sebaliknya, legenda yang jelas membuat tujuan peta tercapai: informasi tersampaikan, dan pembaca bisa menggunakannya untuk mengambil keputusan.
Apa Saja Isi Legenda Peta?
Isi utama legenda peta adalah simbol-simbol yang digunakan di dalam peta beserta keterangannya. Namun tidak semua simbol harus masuk ke legenda — ini bergantung pada jenis peta dan tujuannya.
Pada peta umum atau peta topografi, legenda biasanya dibuat selengkap mungkin karena peta jenis ini memuat banyak jenis kenampakan sekaligus dan digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk navigasi dan sebagai peta dasar. Hampir semua simbol membutuhkan keterangan.
Sebaliknya, pada peta tematik, pembuat peta tidak harus memasukkan keterangan untuk setiap simbol. Yang perlu dijelaskan adalah simbol dari informasi utama dan informasi pendukung yang relevan.
Simbol-simbol umum seperti jaringan jalan atau batas administrasi biasanya tidak perlu dijelaskan karena pembaca peta sudah familiar.

Pendekatan ini juga punya tujuan lain: dengan tidak memasukkan simbol-simbol yang sudah dikenali, legenda peta tematik jadi lebih ringkas dan informasi utamanya lebih menonjol. Pembaca bisa langsung fokus pada data yang ingin disampaikan.
Pengecualiannya adalah peta tematik yang kompleks seperti peta geologi — di sini legenda bisa sangat panjang dan detail, termasuk memuat cara membaca simbol stratigrafi atau jenis batuan yang tidak familiar bagi pembaca umum.
Lihat contoh legenda yang lengkap pada gambar legenda peta geologi di bawah ini:

Selain memuat keterangan simbol-simbol, legenda peta geologi juga memuat cara membaca peta geologi, seperti screenshot di bawah ini:

Selain keterangan simbol, legenda juga bisa memuat informasi tambahan seperti cara membaca koordinat atau nomor lembar peta, jika relevan dengan jenis peta yang dibuat.
Panduan Membuat Legenda Peta yang Efektif
Tidak ada ketentuan baku dalam membuat legenda peta.
Tapi ada satu prinsip yang tidak boleh dilanggar: legenda harus memungkinkan pengguna memahami dan menggunakan peta dengan cepat dan akurat.
Berikut empat dimensi yang perlu dipertimbangkan.
Menentukan Konten Legenda
Pertanyaan pertama yang harus dijawab sebelum membuat legenda adalah: simbol apa saja yang perlu dijelaskan?
Untuk menjawabnya, pertimbangkan dua hal.
Pertama, apakah pembaca target sudah familiar dengan simbol tersebut? Jika ya, keterangan di legenda mungkin tidak diperlukan.
Kedua, apakah simbol tersebut merupakan bagian dari informasi utama peta? Jika ya, keterangannya wajib ada.
Selain simbol, pertimbangkan juga apakah ada tabel, diagram, atau cara membaca tertentu yang perlu dijelaskan di dalam legenda.
Dalam peta umum atau peta topografi, legenda biasanya dibuat selengkap mungkin.
Hal ini dilakukan karena peta jenis ini memuat informasi kenampakan permukaan bumi selengkap-lengkapnya.
Selain itu, peta umum digunakan untuk berbagai tujuan seperti menjadi peta dasar untuk pembuatan peta yang lain dan juga untuk tujuan navigasi. Jadi, akan banyak muncul penjelasan terkait simbol dalam legenda peta.
Sebaliknya, hal ini tidak terjadi dalam legenda peta tematik.
Dalam legenda peta tematik, pembuat peta tidak selalu harus memasukkan keterangan untuk setiap simbol, melainkan simbol dari informasi utama dan informasi pendukung jika ada.
Sedangkan informasi lain seperti informasi dasar seperti batas administrasi, jalan atau badan air tidak memerlukan penjelasan dalam legenda peta.
Sebagai contoh, lihat peta tematik yang menunjukkan sebaran jumlah kasus COVID19 di bawah. Peta tersebut tidak membutuhkan legenda yang banyak dan rumit, cukup informasi utamanya saja. Peta tersebut sangat mudah dipahami karena pembaca peta sudah sangat familiar dengan daerah yang dipetakan.

Informasi-informasi atau keterangan simbol ini tidak perlu penjelasan dalam legenda peta karena biasanya simbol-simbolnya sudah dapat diartikan secara langsung oleh pengguna peta, seperti jaringan jalan yang berupa jaringan garis yang berwarna merah atau hitam.
Kenampakan lain yang tidak memerlukan keterangan dalam legenda misalnya adalah kenampakan lautan atau samudera yang biasanya pembaca peta sudah dapat mengenalinya karena objek tersebut sangat familiar.
Ketiadaan keterangan simbol peta ini juga memiliki fungsi lain, yaitu agar keterangan simbol informasi utama pada tematik dapat ditonjolkan. Jadi pembaca peta bisa lebih cepat membaca peta tematik tersebut.
Keterangan lebih lanjut mengenai ini dapat dibaca di artikel: Peta Tematik.
Judul dan Sub Judul Legenda
Judul legenda tidak selalu diperlukan.
Pada banyak peta tematik sederhana, legenda sudah cukup jelas tanpa judul.
Namun pada peta dengan banyak kategori simbol, sub judul sangat membantu.
Contohnya pada peta RBI, simbol-simbol dikelompokkan berdasarkan jenisnya — “Batas Administrasi”, “Fasilitas Umum”, “Jaringan Jalan” — sehingga pembaca bisa menemukan keterangan yang dicari tanpa harus menelusuri seluruh legenda.
Contoh legenda peta RBI ditunjukkan oleh gambar yang saya kutip dari LapakGIS di bawah ini:

Pada peta tematik, judul dan subjudul biasanya tidak diperlukan. Kecuali peta tematik yang memuat beberapa informasi sekaligus.
Desain dan Tampilan Legenda
Satu aturan desain yang tidak bisa dikompromikan: simbol di legenda harus identik dengan simbol di muka peta.
Ukuran, warna, bentuk, dan teksturnya harus sama persis. Jika ada perbedaan sekecil apapun, pembaca akan kesulitan mencocokkan simbol.
Selain konsistensi, desain legenda harus menyatu dengan keseluruhan layout peta.
Legenda adalah komponen penting, tapi bukan yang utama — muka peta tetap harus jadi fokus utama pembaca. Legenda yang terlalu mencolok secara visual justru mengganggu.
Untuk lebih memahami desain peta, silahkan baca artikel ini: Desain dan Layout Peta.
Penempatan Legenda di Peta
Legenda bisa ditempatkan di dalam area muka peta atau di luar muka peta dalam kotak informasi tepi. Keduanya valid. Sila pilih berdasarkan mana yang tidak mengganggu keterbacaan peta.
Yang perlu diperhatikan: legenda harus cukup besar untuk dibaca dengan jelas, mudah ditemukan, dan tidak menutupi informasi penting di muka peta. Area yang kosong di sudut peta biasanya menjadi tempat yang tepat.

Penempatan akhir selalu harus mempertimbangkan layout peta secara keseluruhan, termasuk posisi komponen peta lainnya seperti skala, arah utara, dan judul peta.
Cara membuat legenda peta
Semua software SIG pasti bisa digunakan untuk membuat legenda peta.
Berikut ini sedikit penjelasan cara membuat legenda peta menggunakan software ArcGIS dan QGIS.
Cara membuat legenda peta di ArcGIS
Langkah-langkah dasar membuat legenda peta di ArcGIS adalah sebagai berikut.
- Klik Insert dan pilih Legend.
- Setelah kotak dialog Legend Wizard muncul, masukkan semua layer dan klik Next.
- Di bagian Legend Title, tulis LEGENDA, lalu klik Next > Next > Next dan klik Finish.
- Terakhir, geser legenda ke kotak kosong di peta yang diinginkan, biasanya berada di sebelah kanan.
Proses pembuatan peta bisa dilanjutkan dengan menambahkan dan mengatur detail-detail lainnya.
Proses ini secara lengkap dapat dibaca melalui postingan ini: Cara membuat legenda peta di ArcGIS, atau melalui video di bawah ini:
Cara membuat legenda peta di QGIS
Langkah-langkah dasar membuat legenda peta di QGIS adalah sebagai berikut.
- Pertama siapkan peta meliputi simbolisasi dan labelnya hingga siap dilayout.
- Setelah siap layout, klik menu “Project” lalu pilih “New Print Composser”. Beri judul projectnya, lalu klik “Add New Map”.
- Selanjutnya, klik pada icon “Add New Legend”, lalu tarik pada area yang diinginkan.
- Jika ingin mengganti jenis dan gaya tulisan legenda, bisa klik Item Properties.
- Lalu tentukan sendiri font yang diinginkan dan atur karakteristik lainnya
Proses ini secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti video di bawah ini:
Penutup
Ada banyak hal yang ditampilkan oleh sebuah peta. Agar pembaca bisa memahaminya, perlu yang namanya legenda. Legenda Peta memungkinkan pengguna bisa memahami simbol dan tanda yang berada di peta.
Legenda peta bukan sekadar daftar simbol — ini adalah komponen yang menentukan apakah informasi dalam peta bisa benar-benar sampai ke pembacanya. Legenda yang dirancang dengan baik membuat peta lebih mudah dibaca, lebih cepat dipahami, dan lebih efektif digunakan.
Jika kamu ingin memahami lebih dalam bagaimana simbol-simbol yang muncul di legenda itu dirancang, baca artikel tentang simbol peta dan simbolisasi peta.
Dan untuk memahami posisi legenda dalam konteks desain peta secara keseluruhan, artikel tentang komponen peta dan layout peta adalah langkah selanjutnya yang tepat.
Melalui artikel ini, kita belajar mengenai peta tematik, meliputi:
- apa itu legenda peta,
- fungsi legenda pada peta,
- isi legenda peta
- panduan pembuatan legenda peta
- cara membuat legenda peta di ArcGIS dan QGIS
Jika ada pertanyaan ataupun diskusi, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar di bawah ini.
Semoga artikel ini bermanfaat.



